Skip to main content

10 Cara Memperbaiki Sistem UI Telah Berhenti

Belakangan ini HP saya sering sekali muncul pesan “Sayangnya, Sistem UI Telah Terhenti”.

Dan ini buat saya sangat menganggu. Kenapa? Karena kalau saya lagi makai HP lalu pesannya muncul, maka saya mau nggak mau mesti menekan tombol OK sebelum HP bisa dipakai.

Itu juga mending loh bisa dipakai, kadang HP juga suka hang selama beberapa saat.

Apa Itu Sistem UI?

Sebelumnya apa itu Sistem UI? Kalau dijelaskan secara ringkas, Sistem UI adalah antarmuka desain tampilan Android. Baik itu icon, tombol menu dan lain sebagainya yang berjalan dalam bentuk program (Aplikasi).

Sistem UI ini sudah jadi satu paket dengan Android. Jadi sudah termasuk bagian penting yang kalau rusak bisa membuat HP jadi tidak bisa berjalan normal.

Kembali ke topik, kenapa Sistem UI bisa berhenti?

Penyebab Sistem UI Telah Terhenti

Sistem Android Bug : Sistem Android mengalami bug, biasanya disebabkan pemakaian. Ini bisa mengefek ke Sistem UI.

RAM Penuh : Sistem UI bekerja dengan mengambil sebagian dari penggunaan RAM. Jika terlalu penuh, maka akan membuatnya berhenti bekerja.

Sistem Tidak Stabil : Kestabilan sistem bisa membuat Sistem UI menjadi berhenti. Ini cukup sering terjadi.

Update Sistem Gagal : Update sistem dari pengembang tidak selalu berjalan lancar. Kadang ada juga masalah yang membuat HP menjadi error, termasuk pada Sistem UI.

Launcher Error : Sistem Android juga terhubung ke Launcher, yang kalau error bisa menampilkan pesan “Terhenti”.

Efek Root : Root pada HP bisa membuat sistem tidak stabil, dan bisa membuat suatu proses Android menjadi berhenti (Termasuk Sistem UI).

Cara Mengatasi “Sayangnya Sistem UI Telah Terhenti” Jadi Normal Lagi

Untuk mengatasi pesan “Sistem UI terhenti” (Has Stopped) sebenarnya tidak terlalu sulit, karena bisa disimpulkan masalah ini kebanyakan disebabkan oleh sistem.

Sejujurnya saya sendiri sudah sering sekali mengalami error ini. Apalagi saya ini hobi sekali oprek-oprek HP. Hasilnya.. Sampai saat ini masalah Sistem UI tersebut selalu berhasil saya perbaiki.

Lalu apa saja sih yang saya lakukan? Kalau penasaran, yuk silakan disimak solusi-solusinya :

1. Hapus Cache Sistem UI

Sistem UI Android menyimpan sebuah data-data sementara yang disebut Data Cache setiap harinya. Data-data Cache ini jika menumpuk bisa saja membuat masalah tertentu.

Sangat disarankan untuk membersihkan Data Cache ini, karena terkadang sangat efektif untuk mengatasi pesan berhenti pada Sistem UI :

  • Buka Setelan HP Android kalian
  • Selanjutnya buka menu Aplikasi
  • Lalu geser kebawah dan cari Sistem UI
  • Buka menu Penyimpanan → Kemudian ketuk Hapus Data

Kemudian restart HP. Biasanya dengan cara ini pesan ‘Berhenti’ tersebut bisa teratasi.

2. Update Android kalian

Saya sempat bilang kalau Update memang bisa jadi salah satu penyebab kenapa Sistem UI suka berhenti.

Namun tidak selalu.. Karena disisi lain melakukan Update justru terkadang bisa membantu untuk mengatasi error-error tertentu. Jadi tidak ada salahnya dicoba terlebih dahulu :

  • Buka Setelan HP Android
  • Kemudian buka menu Tentang Ponsel
  • Setelah itu ketuk menu Pembaruan
  • Lalu Perbarui jika telah tersedia opsinya

Pembaruannya sendiri kadang lama kadang cepat. Tergantung dari besarnya file yang harus disimpan. Yang terpenting siapkan kuota secukupnya (Kalau memakai kartu SIM).

Tapi jika kalian sebelumnya sudah melakukan Update dan masih belum berhasil (Atau penyebabnya mungkin dari sini), silakan coba solusi-solusi lainnya :

3. Clear Dalvik Cache + Cache Partition HP

Berbicara soal Hapus Cache di nomor satu tadi.. Cara ini berbeda.

Bedanya dimana? Bedanya kalau di nomor satu tadi kita hanya menghapus Cache pada Aplikasi Sistem UI..

Sedangkan Cache Partition + Dalvik Cache ini merupakan bagian langsung dari sistem.

Caranya seperti ini :

  • Matikan HP kalian
  • Masuk ke Recovery dengan cara tekan tombol Power + Volume Up + Volume Down (Secara bersamaan)
  • Kemudian masuk ke menu Wipe
  • Lalu pilih Wipe Cache Partition dan Wipe Dalvik Cache

Kalau sudah, kalian bisa memulai ulang HP seperti biasa.

Ngomong-ngomong tombol masuk Recovery tadi hanyalah contoh saja. Kalau kalian tidak berhasil, mungkin tombol yang harus dipakai berbeda.

Silakan searching di Google untuk lebih lengkapnya.

4. Pastikan RAM HP Tidak Penuh

Sistem UI saat berjalan tentu membutuhkan sebagian memori (RAM). Yang perlu diketahui adalah, RAM ini jika penuh bisa membuat Aplikasi menjadi berhenti sendiri.

Karena itulah penting untuk mengecek serta mengoptimalisasi RAM agar selalu lega. Kalau saya caranya seperti ini :

  • Silakan Install Aplikasi Memory Info dari Google Playstore
  • Buka Aplikasinya → Kemudian pada tab RAM → kalian akan melihat kapasitas memori tersedia
  • Jika RAM dirasa terlalu penuh, lakukan optimalisasi. Buka Setelan → Aplikasi → Lalu Paksa Berhenti Aplikasi berjalan yang tidak diperlukan disana.

Cara ini sangat disarankan dilakukan untuk HP-HP dengan Memori 1GB atau 2GB. Juga HP yang terinstall banyak Aplikasi atau Game.

5. Uninstall Update Playstore

Saat proses update otomatis Aplikasi sedang berjalan, pemakaian RAM biasanya akan meningkat dan akan membuat beberapa proses sistem akan berhenti.

Disini kita bisa mengatasinya dengan cara menguninstall Update dari Playstore. Tenang saja, tidak akan menghapusnya kok :

  • Buka Setelan Android
  • Kemudian masuk ke Aplikasi
  • Cari Aplikasi Google Playstore
  • Buka → Lalu ketuk tombol Hapus Pembaruan

Selanjutnya buka Playstore. Disana kalian akan melihat tampilannya berubah menjadi tampilan lama.

Buka Setelan Playstore (Bagian kiri atas) → Ketuk menu Setelan → Lalu pada kolom Update Aplikasi → Pilih Jangan Update Aplikasi Secara Otomatis.

Disana terdapat dua pengaturan update. Atur fungsi Update Otomatis keduanya menjadi nonaktif.

6. Hilangkan Akses Root Dari HP kalian

Memang ada cukup banyak manfaat root. Tapi hal tersebut juga sebanding dengan beberapa resiko root yang mungkin terjadi.

Salah satu diantaranya ialah bisa membuat Sistem Android menjadi tidak stabil. Hal ini cukup sering terjadi, dan bisa mengefek ke error-error lainnya. Misalnya masalah Sistem UI telah berhenti.

Namun untuk cara menghilangkan akses root ini berbeda-beda. Pertama coba ingat-ingat, Aplikasi root apa yang dulu kalian pakai?

Coba install kembali Aplikasi tersebut dan buka. Mungkin disana akan ada opsi untuk Unroot HP.

7. Gunakan Aplikasi Pembersih Sampah

Aplikasi pembersih sampah atau biasa disebut Aplikasi Cleaner.. Fungsinya yakni untuk mengoptimalisasi sistem supaya menjadi lebih stabil dan ringan.

Walaupun tidak langsung, Aplikasi Cleaner ini juga akan bisa sedikit membantu untuk memperbaiki error pada sistem.

Yang perlu kalian lakukan hanyalah menginstall Aplikasi yang dimaksud. Banyak kok, misalnya Avast Cleaner, Clean Master, CCleaner dan lain-lain (Bisa dipilih sesuai keinginan).

Setelah itu kalian bisa membukanya kemudian menekan tombol Optimalkan dan biarkan prosesnya bekerja.

8. Lakukan Reset Ulang

Melakukan Reset Pabrik atau biasa disebut Factory Reset adalah hal yang setidaknya harus coba dilakukan ketika menemui masalah sistem Android.

Termasuk ketika kalian menemui pesan “Sayangnya System UI Telah Terhenti”.. Opsi reset ini 80% efektif untuk mengatasinya.Langkah resetnya seperti ini :

  • Buka Setelan Android
  • Kemudian masuk ke menu Cadangkan Dan Setel Ulang
  • Ketuk menu Kembalikan Ke Setelan Pabrik → Dan ikuti panduan reset yang diberikan

Tapi ingat, jangan lupa untuk backup dulu karena reset ini akan menghilangkan semua data di memori internal.

Bisa coba pindahkan data ke Komputer atau Laptop. Entah itu Foto, Video, Dokumen, Riwayat Chat WhatsApp dan lain-lain (Supaya aman).

PS : Cara reset inilah yang bisa dipakai untuk mengatasi masalah update pada sistem (Seperti yang sempat tertulis diatas).

9. Flash Ulang HP Android

Flash HP Android

Kalau reset ternyata masih belum berhasil, berarti kemungkinan besar penyebabnya ada pada sistemnya langsung.

Kok bisa? Bisa saja. Contohnya ketika ternyata sistem terdapat bug bawaan yang belum ada update untuk perbaikan, atau mungkin karena kalian menginstall Custom ROM.

Flashing ulang HP Android ini bisa membantu untuk mengatasi masalah tersebut. Cara kerjanya ialah dengan mengganti sistem lama ke yang baru menggunakan bantuan Komputer.

Ada beberapa cara Flash yang bisa dilakukan. Namun saran saya pribadi lebih baik langsung saja Searching di Google sesuai tipe HP kalian.

Alasannya untuk meminimalisir terjadinya kerusakan lain. Misalnya Bootloop atau mungkin HP malah jadi mati total.

10. Bawa HP Ke Service Center

Melakukan Flashing ulang HP sendiri memang ribet. Dan kalian juga perlu tahu, hal ini bisa menghilangkan garansi HP.

Solusi lainnya kalian bisa membawanya ke Service Center. Cukup ceritakan kalau HP yang kalian pakai suka muncul pesan “Sistem UI Berhenti”.. Biasanya teknisi disana sudah langsung paham.

Nah, di Service Center ini nanti sistem akan dicek kembali. Entah itu dengan cara update atau dengan cara flash ulang.

Untuk biayanya menurut saya murah kok.. Toh ini bukan rusak komponen.. Apalagi kalau masih garansi. Gratis.

Penutup..

Sayangnya Sistem UI Telah Berhenti kebanyakan disebabkan karena masalah sistem yang tidak stabil, bug hingga RAM penuh. Pesannya sendiri terkadang suka muncul terus-menerus dan bisa membuat pengguna terganggu.

Dengan 10 cara diatas, jujur saja itulah yang saya lakukan untuk mengatasi masalah ini. Hasilnya? Sampai sekarang HP saya normal-normal saja.

Untuk kedepannya disarankan untuk selalu mengoptimalisasi sistem agar selalu stabil. Caranya sudah banyak saya jelaskan di situs ini. Silakan pergi ke kategori Android.

Semoga bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar